
Bintan – Civitas akademika Program Studi Magister Manajemen menggelar rapat persiapan akreditasi sebagai langkah strategis untuk meraih hasil maksimal dalam penilaian mutu pendidikan. Kegiatan ini dilaksanakan di Balai Titah, Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Sultan Abdurrahman pada Rabu (7/1) pagi. Rapat tersebut tidak hanya berfokus pada pembenahan administrasi, tetapi juga membahas secara mendalam sinkronisasi data borng akreditasi serta pemantapan berbagai data pendukung.
Acara ini di hadiri oleh Aris Bintania, M. Ag, selaku wakil ketua I bidang akademik dan Dr. Muhammad Taufiq, M. Si yang merupakan Ketua Pusat Penjaminan Mutu (P2M). Selain itu, tim akreditasi, beserta jajaran dosen dan tenaga kerja kependidikan ekolah Tinggi Agama Islam Negeri Sultan Abdurrahman juga menghadiri rapat penting ini.
Seperti rapat pada umunya, sejumlah poin penting terbahas dalam forum, dan beberapa di antaranya adalah; pengecekan progres kelengkapan Data Kualitatif Program Studi (DKPS) yang disusun berdasarkan panduan Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan (LAMDIK). Selain itu, tim juga membahas kelengkapan dokumen pendukung akreditasi serta mulai menuangkan data dan analisis ke dalam Lembar Evaluasi Diri (LED) sebagai bagian utama dari borang akreditasi.

Hal ini menunjukkan betapa pentingnya sinergi dan kerja sama seluruh unsur civitas akademika dalam proses akreditasi ini. Akreditasi bukan hanya kewajiban administratif, tetapi juga menjadi refleksi mutu dan kualitas penyelenggaraan pendidikan di program studi.
“Program Studi Magister Manajemen Pendidikan Islam sangat di harapkan dapat memperoleh peringkat akreditasi yang lebih baik dibandingkan capaian sebelumnya yang berada pada kategori Baik” harapan yang disampaikan oleh petugas pelaksana, Ketua Prodi S2 MPI Dr. Fadhila Yonata, M.Pd.. Dengan persiapan yang matang dan dukungan seluruh pihak, Prodi S2 MPI diharapkan mampu meningkatkan kualitas akademik, tata kelola, serta daya saing lulusan.
Rapat persiapan ini menjadi langkah awal yang penting dalm memastikan seluruh dokumen dan instrumen akreditasi tersusun secara komprehensif, akurat, dan sesuai dengan standar LAMDIK.
